Perbincangan Malam
Pak, bisa gak, sekali saja hadir di mimpiku. Rasanya beraat sekali pikiran ini memikirkan keadaan saat ini. Aku Butuh t…
Pak, bisa gak, sekali saja hadir di mimpiku. Rasanya beraat sekali pikiran ini memikirkan keadaan saat ini. Aku Butuh t…
Gustih, ada apa gerangan dengan dada ini. Beberapa waktu ini, rasanya sunyi mengelilingiku Gustih. Entah berapa banyak…
- Untuk Reifan, anak lanang satu-satunya Nak, hidup ini tidak selalu mudah, berjalan sebagaimana roda memutar di aspal …
- Perempuan Penampung Resah An, Mungkin keluh kesah sudah menggunung yang tertampung di dadamu. Mulai seluet luka dan t…
Vid Mencoba perlahan menggoreskan kembali tinta ini. Meski aku tak tahu harus memulai dari mana. Tentang sebuah perasaa…
Ilustrasi Pagi buta embun tiba-tiba berhenti berderai Aroma tanah menyengat tak bertepi Kau muncul dengan setu…
-Malam Aku ingin sekali mengurai berat dada ini padamu Agar bongkahan-bongkahan di kepala menyusut perlahan T…
Mulanya aku ingin menuliskan alismu yang berkelok serupa jalanan di kotaku. Menuliskan bibirmu yang diiris tipis …
Bulir tepung menyirami tubuhmu, An Pun air yang hanya dua botol Tak luput membasah dari ujung kepala sampai kaki…
:Mil Tatapan mata beningmu menghujam perlahan Aku menjadi rindu ombak di pantai Sesekali ingin menghirup aroma…
Kita telah sepakat untuk memulai cacatan baru dalam jalan hidup kita masing-masing Jangan tanyaman lagi pada bab b…
Malam ini daun-daun basah dengan rintik hujan Aspal dan trotoar jalanan sepi dari derap kaki Malam sema…
Mari sedu segelas kopi Sulut sebatang rokok dengan api Taruhlah segala gundah dalam lemari Atau kau buang di p…